Berjalan Di Garis 'IDOL' (part 1)

Nama gue ilham sama seperti nama di semua cerita gue, dan oke panggil aja kim. Gue tinggal di pondok baru, bener meriah, aceh. sekarang Gue mau cerita awal mula gue masuk ke dunia peridolan. Lo semua pasti tau idol grup yang paling terkenal di indonesia, JKT48 pastinya,. Sebagai refrensi, JKT48 adalah sebuah idol grup asal indonesia yang dibentuk pada tahun 2011, JKT48 merupakan “adik” dari idol grup besar yang berada di jepang, yakni AKB48, JKT48 menganut sistem “idola yang dapat kamu jumpai setiap hari”. Tapi tidak buat gue yang sebagai fansfar *miris*

      Gue lupa gimana kejadiannya soalnya gue jatuh dan insomnia, maksudnya amnesia, gue akan menceritakan apa yang gue ingat. Saat itu kalau tidak salah bulan maret di tahun 2013,  gue lagi santai seperto pantai dengan smartphone ditangan Dan gue ngeliat ‘recent update’ di bbm, lalu tanpa sengaja gue ngeliat temen gue pasang dp nabilah. Gue berpikir “kayaknya gue pernah liat nih anak” ya Gue penasaran gue tanya.

“bro itu sapa ? cewek lo ?”

“aduh, masih aja bego lo, itu nabilah kim!”

“nabilah ?  siapa ? artis ?”

“au ah, cari tau sendiri aja sono”

“cari tau dimana ?”

“di mbah google lah”

“itu mbah lo ?” dengan begonya gue tanya.

“dafuk”

Usut alih usut karna penasaran gue googling tuh nama, gue ketik “n-a-b-i-l-a-h” lalu search. Keluarlah semuanya. Gue baca satu persatu dan akhirnya gue mengenal apa itu JKT48 dan Nabilah Ratna Ayu Azalia, lalu gue menetapkan dialah calon istri gue, bukan, maksudnya dialah yang akan jadi oshi gue. Dan gue baru inget pernah liat nih anak, ternyata gue ngeliat dia disalah satu stasiun televisi, pakek baju kuning hitam rok sepaha gitu(dulu belum tau apa itu ‘seifuku’). Waktu mula-mula ngefans *cie fans cie* gue Cuma tertarik ama kecantikannya doang, ingat! gue gak ngefans karna paha, kalaupun ngeliat paha itu namanya rezeki, mubazir kalau gak dinikmatin *eh*. Lambat laun suka dengan paras dan menikmatin paha tergantikan oleh yang namanya ‘support’.

Mengenal JKT48 lebih dalam gue akhirnya tau makna dari kata berjuang, semangat, dan kerja keras. Mereka bukan hanya wanita-wanita yang tumpang tenar, mereka melakukan itu untuk diri mereka dan untuk kita para fans. Mereka rela mengorbankan waktu, tenaga untuk meraih masa depan yang cerah, di JKT48 mereka belajar untuk menjadi wanita yang bertalent, hebat, public speaking dan menjadi wanita yang mandiri. Mereka terlihat tersenyum bahagia tapi tahukah kalian kalau mereka merasa lelah ? mereka kehilangan waktu ? ya, sebagian dari fans tau itu dan sebagian lagi ? ntahlah, hanya dia yang tau jalannya ngidol. Maka dari itu sebagai fans kita harus support dengan tulus dan terus memberi mereka semangat.

Semenjak itu gue tau apa itu ‘support’ gue mulai aktif dalam dunia peridolan. Tiap pagi bangun subuh Cuma untuk nungguin si jenab ngucapin ‘selamat pagi’ udah Cuma itu dan tiap malam nungguin dia tidur dulu dan ngucapin ‘ogut ngantuk nih, tidur duluan ya, sayang kalian, ayusuminabilah’ dan gue baru tidur. Tiap hari mata gue selalu menatap temlen, dimanapun dan kapanpun. Awalnya gue gak punya temen ngidol disini tapi secara mengejutkan temen smp gue-sekarang gue SMA-juga ngidol, sebut saja dandi. Gue dan dia mulai ngobrol tentang JKT48 lalu gue nyaranin buat beli baju berlogo JKT48 dan nama Oshi.

23 juni 2013 salah satu stasiun tv indonesia menyiarkan acara yang berjudul ‘JKT48 Missions’ gue sangat antusias, tapi bukan hanya gue para fans diseluruh indonesia merasa sangat senang dan ada tontonan yang layak untuk dinikmati dihari minggu. Tiap minggu gue udah bersemedi didepan tv memegang remote erat-erat agar jangan sampai ada anggota keluarga yang mengambil alih. Sebelum acara dimulai gue udah ngetweet, selesai juga ngetweet, everytime is ngetweet. Dan secara mengejutkan tanggal 31 agustus dihari sabtu stasiun tv indonesia menyiarkan acara ‘JKT48 story’ betapa bahagianya, hari sabtu sore ditemanin oleh ‘JKT48 story’ dan minggu pagi ‘JKT48 mission’ tapi acara itu tidak lama. Mungkin hanya sekitar 3 bulan saja. Salah satu episode ‘JKT48 story’ yang paling nyesek buat gue adalah ketika seorang nabilaholic-sebutan fans nabilah- di interview dan disiarkan, gue berpikir ‘kenapa gak gue ?’ waktu itu gue bodoh, gue bego, gue hanya seorang yang fans berharap dikenal ama member, tapi tidak sekarang.

Bulan puasa menjadi bulan paling lelah bagi gue, tiap malam begadang sampai sahur Cuma untuk nunggu dia ngetweet. Tapi sekarang gue sadar, sebagai fans jangan terlalu  ‘ekstream’, selalu bales mention dia, tiap pagi ngetweet ke dia “selamat pagi sayang, hari ini semangat ya” itu gak perlu, kita sebagai fans juga punya kehidupan, punya masa depan dan JKT48 ada untuk menyemangati kita menggapai masa depan itu ‘ impian ada ditengah peluh bagai bunga yang mekar secara perlahan, usaha keras itu tak akan mengkhianati’ . sebagai fans yang lo perlu tau itu keadaan dia, perhatiin dia, support dia dengan tulus bukan untuk diwaro !

Memasuki bulan september gue mendegar sebuah kabar dari fanbase Medan. Kabar itu seperti sebuah undian yang gue dapatkan, gue sangat senang. Kabarnya ialah “JKT48 akan konser dan HS nasional di Medan”. Acara konser itu dilaksanakan pada tanggal 19-oktober-2013 dan HS nasional sehari sebelum konser serta MnG. Jauh-jauh hari dari situ gue udah memesan tiketnya secara online gue mengambil tiket VIP+MnG dengan taruhan tidak ada jajam selama beberapa bulan. Awalnya gue bingung gimana beli tiket HS-waktu itu belum tau diCD/DVD nya ada tiket- akhirnya gue tau kalau nanti disana akan ada penjualan CD Heavy Rotation yang berisi tiket HS. Saat itu gue gak berfikir panjang dan langsung memesan tiket untuk konser, dan gue teringat bulan oktober gue akan UTS. Gue frustasi, gue kosong, gue nangis, gue showeran. Pada saat itu juga gue gak bilang ke ortu kalau gue membeli tiket itu. Tapi ortu gue akhirnya tau karna melihat struk pembayaran yg tertinggal dicelana gue.

“ilham, kamu bodoh ya ?, itu harga tiket bukan sedikit, kamu menghabiskan uang hanya untuk itu, mama capek cari uang buat kamu, tapi kamu-“

“ma itu uang aku kumpulkan sendiri-“

“ia itu uang yang kamu kumpulkan, tapi asalnya dari mana ?”

“.......” hening.

“kenapa diem aja ? jawab ?”

“tapi aku ngefans ma-“

“oh udah berani jawab ya !”

“tadi kata mama suruh jawab ?”

“ udah berani melawan nya, terserah kamu ilham !”

Dengan hati yang hancur berkeping gue berlalu meninggalkan ortu menuju kamar mandi untuk showeran “hidup ini gak adil.ehek *keselek air shower*” . Gue pun masuk kekamar dan seperti biasa mengetweet. Gue juga salah satu admin fanbase naruto ya gitu, lalu ada salah satu fanbase yang adminnya ngidol dan kebetulan dia tinggal dimedan, sebut saja suma arya pratama. Kita mulai berhubungan merencanakan apa yang akan dilakukan untuk konser nanti.

    Setelah di ceramahi oleh ortu gue tetep akan pergi, ternyata UTS selesai lebih cepat dari yang gue pikirkan.  Hari kamis tanggal 17-oktober-2013 gue berangkat kemedan, sebenarnya gue kemedan udah sering soalnya disana tanah kelahiran gue, ya numpang lahir gitu. Gue berangkat gak sendiri, ibu gue menemani, sebagai anak SMA yang masih kelas 1-sekarang kelas 2- ibu gue pasti khawatir, kita berangkat menggunakan bus umum, menempuh waktu kira-kira 12 jam, jadi kita bermalam di bus. Sampai dimedan 18-oktober-2013 dihari jumat, pagi-pagi gue langsung sms salah satu admin fanbase medan- yudi namanya atau biasa disebut #minY- untuk bertanya.

“bang lagi dimana ?”gue sms

“sekarang abang lagi ke kuala namu buat nyambut mereka, mau ikut gak ?”

“gak usah bg, gue nunggu disini aja.”

Gue hanya bersantai dirumah saudara yang ada dimedan sambil menunggu waktu acara tiba. Tapi ini masih jumat, sebagai muslim yang rajin gue shalat dulu. Selesai shalat gue langsung bersiap-siap, dengan kacamata dan memakai baju merah berlogo JKT48 dengan celana panjang yang lumayan ketat serta sepatu nike biru yang elegan . Gue dijemput oleh arya dengan beat hitamnya, awalnya kita berfikir HS akan dilaksanakan di Hermes tapi setelah sampai ditempat kita melihat keadaan sepi kita tebodoh, gue langsung aja sms bang yudi.

“bang HS dimana ?”

“di hotel polonia dek”

“makasih ya bg !”

“ia sama-sama de!”

Setelah jadi orang bego yang salah tempat akhirnya gue dan arya langsung menuju hotel polonia, tapi ironisnya arya rada-rada lupa jangan kehotel polonia apalagi gue yang bukan orang medan. Kita ngambil kesimpulan bahwa gue harus naik becaki dan arya ngikut dibelakang.

“bang ke hotel polonia ya “ gue ngomong ama tukang becaknya.

Ditengah perjalan abang becaknya kepo

“dek mau ngapain kesitu ?”

“mau ngidol bg”

“hah beli odol ?”

“nah ia bg bener beli odol disana, yang jual cewek-cewek cantik bg.” Abang becak kepo. Batinku.

Tidak begitu lama gue pun sampai di hotel polonia, itu tempat udah rame, gue melongo, liat sana liat sini. Gue merasa Cuma gue yang dari aceh tapi ada abang-abang, tapi sepertinya lebih pantas om-om. soalnya keliatan tua. Dia juga dari aceh tapi banda aceh, gue tanya

“bang ngefans ama jkt48 juga ?”

“kalau dibilang ngefans sih engga dek, Cuma abg merasa termotivasi dengan lagu-lagu mereka !” mantep.

Lalu ada salah satu anggota fanbase memberi arahan kepada kami semua yang ada disitu untuk berbaris karna akan ada penjualan CD. Arya udah bergabung ama temen-temennya, gue ? ya ngantri sambil cari temen kalau gak dapat gue beli temen dah. Tapi gue ketemu juga ama 3 orang fans yang kece.

“bang dari mana ?”gue tanya sama salah satu fans disamping gue.

“dari tadi disini aja !” jawab dia selow

“oh bacok mau bg ?”

“bacok abg dek !” abang itu menggoda.

“nama gue ilham bg, calon lakinya nabilah” gue mencoba berkenalan.

“lah kok ikut-ikut, gue juga ilham. Pacarnya veranda”jawab ilham. *Seketika badai datang

“gue azril skymen nya melody”dengan sombong nya dia berkata.

“gue maulana, achanation” –sekarang udah Oshihen ke anin-

Nah, merekalah temen gue yang ngantri bareng, maulana, azril, dan ilham. Lalu tiba giliran gue terdepan, gue beli 2 CD. Setelah itu kita berempat membuka bersama-sama untuk melihat PhotoPack apa yang kita dapat, dan *BOOMM* gue dapet oshi sendiri,1:1.000.000 rasanya WAW dan yang kedua gue dapet kak diasta . selagi sibuk dengan photopack masing-masing udah ada aja fans yang buka lapak “ada yang mau nabilah ?” “anaya ayo anaya!” “gue dapet melody, ada yang mau trade, ayo ayo” “sayang anak sayang, murah aja, sekilo gratis 5 kilo” banyak sekali suara yang berdengung ditelinga gue, tapi gue tetep senyum ‘nakal” dan melihat secara sinis fans yang kurang beruntung dengan meletakkan CD dan PP itu didada, seakan gue orang paling beruntung. Dengan adanya fans yang buka lapak gue akhirnya berteman dengan yang lainnya.

    Akhirnya yang ditunggu-tunggu pun tiba, kita semua mengantri kembali untuk memulai HandShake *goyang tangan assseekk*. HS dilakukan di dalam sebuah ruangan. Antrianpun cukup panjang, ada pula yang sudah selesai handshake, mereka keluar dengan ekspresi yang buat gue merasa takut untuk masuk. Ada yang melompat kegirangan, ada yang ngesot, ada yang mencium tangan bahkan ada yang menjilat tangannya seakan itu permen lezat yang entah dari mana, dan gue takut kalau dia Handshake lagi, gak kebayang gimana tangan para member, bisa kena virus. Gue udah tiba didalam dan didalam itu kita mengantri berliku-liku seperti ular tangga. Dan tempat untuk handshake itu ditutup seperti bilik tempat HS pada umumnya, tapi kali ini agak sedikit berbeda, biliknya panjang untuk 8 member, Kinal, Tata, Shanju, Nabilah, Noella, Sendy, Nadila, dan Melody, mereka beriringan. Ditengah antrian gue mendengar ada orang jepang-gue gak tau siapa, peduli amat-bicara dalam bahasa jepang kearah gue dan fans lainnya, gue sama sekali gak mengerti apa yang dia bilang, gue Cuma jawab ‘haik’, bahkan mungkin kalau dia bilang gue jelek kaya pantat ayam yang panas gue Cuma bisa jawab ‘haik’. Gue udah semakin dekat, gue gak mendengar lagi pembicaraan yang ada disekitar, gue Cuma bisa mendengar suara jantung yang lagi berirama dan ngebeat ‘Heavy Rotation’. Tinggal selangkah lagi, gue menaiki 2 buah anak tangga dan kepleset, gue koma 1 minggu-abaikan-. Dibagian pertama kapten Kinal yang menyambut, gue gak tau dia bilang apa gue Cuma melongo sambil meneteskan air liur lalu gue isep lagi. Dibagian ke-2 ada Tata, di ngebacot dengan gayanya yang gaul , gue meleleh. Dibagian 3 ada si tinggi Shanju, ini cewek lebih tinggi dari gue atau gue yang pendek, dan senyumannya ‘alamak pengen aku nikahi aja’ . Sampai di Nabilah dibagian-4 gue kosong, gue Cuma bisa melihat dia dengan tatapan ‘nanar’, gue mengenggam tangannya erat-erat seakan tak ingin lepas, air mata gue mengalir, gue terharu “ya tuhan, engkau turunkan wanita seindah ini kebumi dan hanya menggunakan pakaian sepaha’ gue membatin. Bagi gue waktu dengan Nabilah begitu lama walau itu hanya beberapa detik saja. Lalu lanjut kebagian-5 ada Noella, disini gue berani bicara “hai” udah itu aja. Bagian ke-6 ada Sendy gue udah selangkah lebih maju dari tadinya Cuma ‘hai’ sekarang sudah ‘hei’. Lanjut ke bagian-7 ada Nadila ‘suara aku dapat mengguncang hatimu, aku nadila’ eh bener aja seluruh tempat terguncang seketika. Dan terakhir ada teteh Melo dibagian ke-8, gue kira teh Melo tuh tinggi ternyata lebih rendah dari gue-syukur ada yang lebih rendah dari gue setelah gue kalah ama shanju-gue berterimakasih pada tuhan. Teh Melo bilang ama gue “hai, terus dukung kita ya, tanpa kamu kita gak berarti” gue udah senyum-senyum sendiri gue kira ada maksud dari kata  kamu tapi ternyata teh Melo juga bilang kesemuanya.

   Guepun keluar dari bilik, dan hal yang gue takutkan terjadi. Gue melakukan hal yang sama dengan semua fans yang keluar dari bilik. Gue mencium tangan gue, mengusap-usapkan ke pipi, dan gue simpan tangan gue kesaku celana. Tapi tunggu, gue masih punya satu tiket lagi dan gue mengantri lagi, tapi kali ini antrian tidak sepanjang yang awal. Kali ini gue harus lebih berani untuk bicara pada nabilah, harus, harus.  Tidak butuh waktu lama untuk sampai ke bilik, gue pun sampai. Diawal ketemu lagi dengan kapten kinal, lanjut Tata, lalu Shanju, sampai di akhir teh Melo, tapi ketika di Nabilah gue langsung dengan berani dan lantangnya bilang ke dia “ i love you” mata gue serius memandangi matanya dan tangan gue menggenggam erat seeratnya, hal yang terduga terjadi Nabilah membalas “i love you too” gue langsung teriak dibilik, gue teriak sekuat-kuatnya “aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa” its like a dream. gue gak bisa menggambarkan rasa senang gue, gue sangat senang, SUMPAH. Pengalaman yang sangat Spesial buat gue dalam 16 tahun gue hidup dimuka bumi ini. But i know, itu hanyalah sebuah kata palsu yang manis diucapkan agar orang seperti gue-Nabilaholic-merasa senang, merasa seperti the only one,  tapi gue sadar diri aja, gue bukan siapa-siapa, seperti kata raditya dika “yang bukan siapa-siapa mana bisa dapat apa-apa”. Jujur aja, perasaan gue ke Nabilah itu melebihi support i fallin love with my idol.

SUKA ? IYA.

KAGUM ? IYA.

SAYANG ? IYA.

CINTA ? IYA.

BERHARAP ? TIDAK.

KENAPA ? TAU DIRI AJA.

Gue keluar dengan perasaan yang entah bagaimana, gue gak tau harus bagaimana mengekspresikannya, gue Cuma tau diam sambil melihat tangan gue, sesekali gue menciumnya dan kadang-kadang jilat juga. Cinta gak memandang apapun, cinta datang dari mana saja dan jatuh kemana saja, seperti halnya gue, seorang fans ‘yang keberadaannya seperti angin’ jatuh cinta kepada idolanya sendiri.

Acarapun selesai, meskipun selesai belum ada fans yang beranjak pergi. Tiba-tiba keluar seseorang dari dalam, gue gak tau siapa, mungkin JOT, entahlah. Dia ngebacot panjang lebar, yang intinya Cuma satu, mengajak para fans bermain ‘jankenpon’ dan yang menang akan mendapat tiket HS. Sistemnya seperti pada umumnya, yang kalah keluar yang menang tetep bermain sampai tersisa beberapa fans. Tapi bukan JOT yang akan memimpin permainan, melainkan member JKT48, dan membernya adalah Nabilah, dia keluar, teriak-teriak gak jelas dengan suaranya yang cadel dan cempreng. Singkat cerita gue kalah, keberuntungan tidak memihak ke gue, tapi setidaknya gue bisa melihat kembali Nabilah walau sebentar. Gue belum pulang karna gue ikut MnG yang diadakan malam ini juga, selagi menunggu gue diajak ama ilham dkk untuk minum bersama dipinggir jalan. Sedang asiknya minum gue harus balik kelokasi karna yang ikut MnG dipanggil, gue pamit tanpa membayar. Buat yang bayarin gue waktu itu “you the real MVP”. Ternyata hanya arahan untuk para MnG, gue disitu hanya sendirian macam orang bego atau lebih tepatnya idiot, seketika ada yang menyapa, gue terkejut cepat-cepat mengelap iler.

“ilham ya ?” sapanya.

“i-i-ia” gue gagap.

“kenalin gue yudi” menjulurkan tangannya.

Gue ragu-ragu takut ini sebuah penipuan, gue takut ketika berjabat tangan gue  akan dihipnotis dan hilang ingatan, gue dipenggal dan dimutilasi, lalu nama gue hilang dari bumi ini, ketika gue sadar gue sudah berkhayal terlalu jauh.

“yudi ?” gue tanya.

“minY loh.” Jawabnya.

“oh bg yudi admin fanbase medan itu yang panggilannya MinY” gue excited.

“nah ia bener.”

“kok kenal gue bang, gue terkenal ya ?”

“oh bukan gitu, gue sering buka ava fans, makanya tau.hehhe”

“OH” gue kecewa.

“udah ayok kita foto dulu, mau foto ama wots dari aceh” yudi memanggil temennya yang megang camera, jarang-jarang gue foto pakek camera, foto sekolah aja udah syukur. Tak lama dari situ para fans ngajak foto bareng, disitu tuh rame banget, alhamdulillah gue foto pakek camera lagi.

Waktu udah sore para fans udah banyak yang pulang, tinggal gue dan para fans yang ikut MnG. Hari mulai gelap gue disitu tepaok macam orang bego gak ada kawan, si arya udah pulang duluan, dan yang lain juga. Gue gak maulah sendirian disini, usut alih usut gue mencoba akrab, dan gue dapat teman baru lagi, omar, noris, dan tumpal. Gue ama 3 orang ini satu meja MnG, meja paling depan. Dalam  ruangan itu serba putih semua, ada meja makan-prasmanan-panjang, banyak makanan. Didepan gue ada panggung dengan meja panjang. Lumayan lama menunggu akhirnya mereka muncul juga, mereka cantik, mereka buat gue meleleh, mereka buat gue mimisan, mereka buat gue pipis ditempat, untung pakek pampers. -bersambung-

-@ilhamsyhputra

Posting Komentar